Pengalamannya di kompetisi Indonesia juga tidak asing karena sebelumnya sempat menjadi bagian dari Pelita Jaya Jakarta.
Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh, menyampaikan apresiasi kepada Djordje Jovicic atas dedikasi, profesionalisme, serta kontribusi yang telah diberikan selama menangani tim pada musim kompetisi 2026.
Baca Juga:
Rutan Sidikalang Kembali Gelar Razia Insidentil Kamar Hunian, Ini Temuannya
"Coach Djordje memberikan dedikasi, profesionalisme, dan totalitas luar biasa. Kami mengapresiasi kontribusinya membawa tim menutup regular season di peringkat kedua dan melaju hingga semifinal," ujar Youbel, Rabu 1 Juli 2026.
Menurut Youbel, sejak awal musim manajemen dan pelatih telah memiliki target yang sama, yakni membawa Satria Muda kembali menjadi juara IBL.
Namun karena target tersebut belum berhasil diwujudkan, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama setelah kontrak berakhir.
Baca Juga:
Korem 012 Teuku Umar Kirim 450 Prajurit Yonif 117 Jaga Perbatasan RI-Papua Nugini
"Sejak awal musim, kami memiliki kesepakatan yang sama bahwa target Satria Muda adalah menjadi juara IBL. Karena target belum tercapai, kami bersama-sama memutuskan mengakhiri kerja sama seiring berakhirnya masa kontrak," ucapnya.
Memasuki masa jeda kompetisi, para pemain akan beristirahat sebelum kembali menjalani pemusatan latihan pada akhir Juli mendatang sebagai persiapan menghadapi turnamen All Indonesian.
Di saat yang sama, manajemen juga mulai mencari sosok pelatih kepala baru yang dinilai memiliki karakter, filosofi, dan visi yang sejalan dengan identitas Satria Muda.