Dalam pertandingan itu, Italia sebenarnya sempat membuka keunggulan lebih dulu melalui gol cepat Moise Kean di awal laga.
Namun tekanan intens dari tim tuan rumah membuat permainan Gli Azzurri goyah, hingga akhirnya kehilangan kendali dan kebobolan empat gol balasan.
Baca Juga:
Performa Gelandang Tak Stabil, Belanda Hadapi Tantangan Berat di Piala Dunia 2026
Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Italia, yang sebelumnya juga absen pada edisi 2018 dan 2022.
Bahkan, penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim pada edisi 2026 tidak cukup untuk mengangkat performa mereka agar kembali ke panggung dunia.
Pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni, menilai hasil ini cukup mengejutkan mengingat posisi Italia masih tergolong tinggi dalam peringkat dunia.
Baca Juga:
Arab Saudi Pecat Hervé Renard Jelang Piala Dunia 2026
"Secara peringkat FIFA, Italia sebenarnya masih di posisi atas (peringkat ke-12 dunia). Namun kegagalan ini menunjukkan adanya masalah mendasar dalam tim,” ujarnya seperti dilaporkan RRI, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa persoalan regenerasi menjadi akar utama penurunan performa Gli Azzurri.
Menurutnya, banyak pemain muda Italia yang belum mampu berkembang menjadi bintang di level tertinggi sepak bola Eropa.