Pasalnya, dalam 5 percobaan terdahulu, yaitu dalam edisi 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016, Timnas Garuda selalu gagal.
Melihat dari permainan Thailand yang berhasil membungkan Vietnam di leg kedua dengan skor 2-0, dimana sebelumnya Indonesia hanya bermain seri melawan Vietnam, Pengamat Sepakbola, Daniel Siahaan, menegaskan, Pasukan Garuda patut mewaspadai pasukan Gajah Perang, terutama penyerang andalan Thailand, Teerasil Dangda.
Baca Juga:
10 Negara Paling Bahagia di Asia 2025, Taiwan Urutan Pertama
"Meskipun dia berusia 30 ke atas, dia sekarang sudah mengoleksi 15 gol untuk Thailand dan dia pemain cukup berpengalaman, dan pada saat ini dia sudah mengemas 4 gol. Jadi barisan pertahanan skuad Garuda harus mewaspadai dia," ungkapnya, Senin (27/12/2021).
Menatap laga final saat berhadapan dengan Thailand, penyerang sayap Indonesia, Witan Sulaiman menegaskan, kerjasama tim adalah kunci kemenangan bagi timnya
"Kunci kemenangan bagi saya adalah kerjasama tim. Kita tidak boleh saling menyalahkan satu sama lain, kita harus tetap kompak di dalam permainan. Jadi menurut saya kerjasama tim itu penting," ujarnya.
Baca Juga:
Penerbangan Perdana Jetstar, Labuan Bajo dan Singapura Makin Dekat
Seperti yang diketahui, Satu pemain dipastikan absen pada leg 1 final Piala AFF Indonesia vs Thailand, yakni bek kiri Thailand, Theerathon Bunmathan.
Theerathon tidak bisa memperkuat Thailand karena akumulasi dua kartu kuning yang didapat saat dua leg melawan Vietnam di babak semifinal.
Sedangkan Rachmat Irianto mengalami cedera saat Indonesia mengalahkan Singapura pada leg kedua semifinal. [rin]