WahanaNews.co | Jalan terjal menanti dua wakil ganda putra Indonesia di ajang Olimpiade
Tokyo 2020.
Berdasarkan hasil undian bulutangkis,
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra
Setiawan tergabung di grup yang bisa disebut tidak mudah.
Baca Juga:
Drama Olimpiade: Angela Carini Tumbang dalam 46 Detik, Imane Khelif Terjerat Kontroversi Gender
Marcus/Kevin, yang
menempati unggulan pertama ganda putra, berada di grup A bersama Lee
Yang/Wang ChiLin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris Raya), dan Chirag
Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India).
Sementara Ahsan/Hendra, yang diunggulkan di tempat kedua, menempati
grup D bersama Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae
(Korea), dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).
Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, menanggapi hasil undian anak-anak
asuhnya itu.
Baca Juga:
Menpora Harap Ajang Festival Senam 2024 Mampu Lahirkan Atlet Berprestasi Olimpiade
"Harus siap, karena kan undian kita
tidak bisa memilih, apapun hasilnya ya harus dihadapi. Di grup bakal ada tiga
pasangan yang akan dilawan dengan plus-minus masing-masing. Jadi, berat atau ringan, menurut saya,
tergantung persiapan dan kesiapan atlet itu sendiri," kata Herry dalam
keterangannya, Minggu (11/7/2021).
Menurutnya, saat ini sulit menentukan
kekuatan lawan, karena sudah lama sekali tidak ada
pertandingan.
"Sekarang semua kedudukannya 0-0,
Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan terakhir kali tanding di All England 2021 di bulan
Maret, setelah itu tidak ada pertandingan sama sekali. Kita tidak pernah tahu
kekuatan lawan yang sesungguhnya, jadi semua harus diwaspadai,"
ungkap Herry.