WahanaNews.co | Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII Pontianak mendapati tumpukan barang dugaan penyelundupan dari Singapura.
"Ditemukan 12.563 botol minuman keras (miras), dan 49.960 rokok ilegal dari Singapura," kata Komandan Lantamal (Danlantamal) XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Suharto dalam keterangan tertulis, Rabu (13/7/2022).
Baca Juga:
Indonesia Siap Kirim 20.000 Prajurit ke Gaza, Tapi Akhirnya Hanya 8.000! Ini Alasannya
Dia mengatakan, barang barang tersebut diamankan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal XII dengan Tim Kanwil Dirjen Bea Cukai (KDBC) Kalimantan Barat.
"Kami (TNI Al, red) bersama Bea Cukai mendapatkan informasi tentang adanya penyelundupan baran barang dari luar negeri di perairan Kalimantan Barat. Informasi yang masuk itu, kemudian kita perketat pengawasan bersama Bea Cukai, hingga akhirnya berhasil menemukan adanya kapal berbendera Indonesia yang berangkat dari Singapura,” ungkap dia.
Kapal tersebut, kata dia, terdeteksi melalui tracking TLantamal XII Pontianak, dan Bea Cukai, pada (29/6/2022).
Baca Juga:
Panglima TNI Mutasi 35 Perwira, Ada 27 Pati dan 8 Pamen
"Kemudian, sejak tanggal 1 Juli 2022, kapal yang membawa barang-barang dari Singapura itu sudah tidak terdeteksi dari tracking dilakukan TNI AL, maupun Bea Cukai, terang dia.
"Sampai akhirnya, penyelidikan dilakukan menuju ke perairan Kabupaten Mempawah, dan berhasil diamankan barang tersebut di pesisir pantai daerah Mempawah," kata dia.
Namun, tidak ditemukan kapal yang membawa muatan tersebut.