WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Amazon mengajukan tawaran untuk membeli TikTok saat tenggat waktu semakin dekat.
Amazon menolak berkomentar mengenai kabar ini, sementara TikTok dan perusahaan induknya ByteDance tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters terkait hal itu.
Baca Juga:
TikTok Luncurkan AMBER Alert, Tampilkan Peringatan Anak Hilang
Saham Amazon sendiri naik 1,3% dalam lonjakan volume setelah laporan tawaran pembelian TikTok tersebut, melansir Reuters.
Sebagai raksasa teknologi dan e-commerce AS, Amazon adalah nama terbaru yang muncul dalam daftar pembeli TikTok yang dilaporkan.
Trump mengatakan bulan lalu bahwa pemerintahannya telah menghubungi empat kelompok berbeda tentang penjualan platform tersebut, tanpa mengidentifikasi siapa saja mereka.
Baca Juga:
Gubernur Bengkulu Percepat Program Jalan Mulus, Ambulans Gratis, dan BPJS untuk Semua
Perusahaan ekuitas swasta Blackstone (BX.N), membuka tab baru dengan berdiskusi untuk bergabung dengan pemegang saham ByteDance yang bukan warga negara China.
Menurut laporan Reuters minggu lalu, Blackstone yang dipimpin oleh Susquehanna International Group dan General Atlantic, menyumbangkan modal baru untuk mengajukan tawaran atas bisnis TikTok di AS.
Perusahaan modal ventura AS Andreessen Horowitz juga sedang dalam pembicaraan untuk menambah investasi luar baru dengan akan membeli TikTok.