"Jadi kami akan menyasar populasi motor yang paling banyak," ujar dia.
Dijelaskan Dadan, pihak mengisyaratkan siapapun dapat mengikuti program ini karena tujuan pemerintah adalah mempercepat peralihan dari kendaraan konvensional ke murni baterai.
Baca Juga:
Adu Skill, Kompetisi Konversi Motor Listrik PLN Diikuti 20 Sekolah Kejuruan
Ia melanjutkan mesin bawaan motor akan diambil untuk kemudian dihancurkan. Pemerintah ingin menghindari penggunaan ulang mesin tersebut.
"Kalau motor konversi pasti dia tidak pakai BBM, mesinnya dihancurin, kami menghindari mesinnya dipakai lagi untuk lainnya," tutur Dadan.
Untuk diketahui, Kemenperin memegang tanggung jawab subsidi untuk penggunaan motor listrik baru, sementara ESDM fokus pada penyaluran subsidi untuk konversi motor listrik yang regulasinya akan dikeluarkan bulan depan. [rgo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.