Salah satu fasilitas yang ditinjau adalah Mesin Olah Runtah (Motah) yang berada di Mabes TNI.
Teknologi ini menjadi contoh nyata implementasi pengolahan sampah modern yang dinilai memiliki potensi besar untuk direplikasi di berbagai wilayah.
Baca Juga:
Donny Purnomo Resmi Pimpin BSN, Standardisasi Nasional Masuk Babak Baru
Keberadaan Motah diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah.
Sebelumnya, Mendiktisaintek di Istana Negara mengungkap bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya melakukan percepatan pengembangan dan uji coba teknologi pengolahan sampah skala mikro.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri rapat yang membahas percepatan penanganan sampah nasional, awal Februari lalu (11/2/2026).
Baca Juga:
Bupati Humbang Hasundutan Sambut hangat Kunjungan Kerja Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Sampah Nasional yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Mendiktisaintek juga menyoroti bahwa gerakan Pengelolaan Sampah di Kampus telah dimulai sejak tahun sebelumnya.
Kampus dinilai memiliki peran lebih dari sekadar pusat riset, melainkan juga sebagai laboratorium nyata untuk menguji, menyempurnakan, dan mereplikasi solusi teknologi pengelolaan sampah.
Melalui pendekatan tersebut, Kemdiktisaintek terus mendorong konsolidasi berbagai inovasi teknologi pengolahan sampah yang dikembangkan oleh perguruan tinggi agar dapat dihilirisasi dan distandarisasi.