“Sepuluh tahun lalu, teman-teman dari Forum 73 ITB disingkat Fortuga ITB terdiri dari macam-macam disiplin ilmu mengajukan data potensi cadangan emas kepada Menko Kemaritiman, Bang Rizal Ramli, almarhum,” kata Gede.
Menurut Gede, Fortuga ITB juga menunjukkan peta lokasi yang diduga menyimpan kandungan emas dalam jumlah besar di wilayah Papua.
Baca Juga:
Prabowo Singgung Para Elit Politik yang Bikin Gaduh
“Lokasinya di Papua, ditunjukkan petanya,” ujar Gede.
Rizal Ramli kemudian disebut meminta sejumlah ahli geologi dari Kanada dan Amerika Serikat untuk melakukan verifikasi terhadap data yang disampaikan Fortuga ITB.
“Mereka bilang, ukurannya bisa dua kali tambang Grasberg milik Freeport,” ungkap Gede.
Baca Juga:
Prabowo Blak-blakan Akan Tutup 800 BUMN yang Rugi, Sebut Negara Bisa Hemat Triliunan
Meski demikian, besaran potensi emas yang disebut mencapai dua kali tambang Grasberg tersebut masih merupakan klaim karena belum didukung pengumuman hasil eksplorasi resmi dari pemerintah, Badan Geologi, maupun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Gede menyatakan data mengenai potensi emas tersebut selanjutnya pernah disampaikan Rizal Ramli kepada Joko Widodo yang saat itu menjabat sebagai presiden.
Ia kemudian mengaitkan waktu penyampaian informasi tersebut dengan pencopotan Rizal Ramli dari kabinet, tetapi tidak menunjukkan bukti adanya hubungan sebab akibat antara kedua peristiwa itu.