WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) memiliki visi besar untuk membangun Jalan Tol Bawah Laut atau immersed tunnel (IMT) pertama di Indonesia.
IMT ini akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol IKN Seksi 4A dan 4B.
Baca Juga:
Investasi UEA Rp4 Triliun di IKN, MARTABAT Prabowo-Gibran Nilai Kepercayaan Dunia Kian Kuat
Menurut Rachman Arief Dienaputra, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, IMT IKN akan menghubungkan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
"Terletak di bawah Sungai Sepaku, IMT IKN memiliki panjang rencana 1,82 kilometer," kata Rachman Arief, melansir Kompas, Minggu (6/10/2024).
Struktur IMT terdiri dari bagian immerse sepanjang 1,08 kilometer dan bangunan pendekat sepanjang 0,74 kilometer, yang mencakup potongan cut and cover sepanjang 0,34 kilometer dan tipe U sepanjang 0,4 kilometer.
Baca Juga:
IKN Kian Dilirik Dunia, Investor Arab Bangun Kawasan Mixed-Use
Desain IMT dirancang dengan single box yang memiliki lebar penampang 40,8 meter, terbagi menjadi dua chamber.
Masing-masing chamber berfungsi sebagai jalur lalu lintas dengan tiga lajur untuk dua arah, masing-masing selebar 16,25 meter.
Kedua jalur dipisahkan oleh escape/service gallery, dengan kecepatan desain mencapai 100 kilometer per jam.