Sebagai langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi, Kemdiktisaintek bersama BRIN tengah mempersiapkan peluncuran bersama agenda riset nasional dalam waktu dekat.
Agenda ini akan menjadi mekanisme kolaboratif baru dalam perencanaan hingga pendanaan riset strategis nasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Brian Yuliarto Dorong Generasi Muda Jadi Motor Inovasi Berbasis Sains dan Teknologi
Tidak hanya itu, kedua institusi juga sepakat untuk memperkuat integrasi sistem data serta monitoring riset nasional secara bertahap menuju sistem yang lebih real time.
Dengan sistem terpadu ini, seluruh aktivitas riset, baik di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian, dapat dipantau secara menyeluruh.
Hal ini diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan berbasis data sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran riset.
Baca Juga:
Momentum Hari Bumi, RI dan Uni Eropa Percepat Transisi Energi Lewat Inovasi Hijau
Audiensi tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya fokus riset pada isu-isu strategis nasional.
Beberapa di antaranya meliputi pengelolaan sampah, ketahanan energi, serta pengembangan vaksin untuk penyakit prioritas.
Presiden juga menegaskan perlunya kolaborasi lintas lembaga guna menghindari duplikasi riset serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.