Dalam aspek pendanaan, pembahasan turut mencakup pentingnya menjaga keberlanjutan dan stabilitas dukungan anggaran riset.
Hal ini dinilai krusial agar program penelitian dapat berjalan konsisten serta menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dimanfaatkan secara luas.
Baca Juga:
Godzilla El Nino Intai Indonesia, BRIN Peringatkan Kemarau Ekstrem 2026
Selain itu, penguatan sumber daya manusia peneliti juga menjadi perhatian utama. Pengembangan jalur karier peneliti di lingkungan perguruan tinggi dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas serta mendorong kontribusi akademisi dalam ekosistem inovasi nasional.
Di tingkat global, Kemdiktisaintek dan BRIN juga membahas strategi peningkatan posisi Indonesia dalam Global Innovation Index (GII).
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan basis data nasional, peningkatan jumlah dan kualitas peneliti, serta optimalisasi investasi riset terhadap produk domestik bruto (PDB).
Baca Juga:
Kemdiktisaintek Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Pembelajaran Digital
Pengembangan infrastruktur riset turut menjadi agenda penting, termasuk pemanfaatan teknologi komputasi berperforma tinggi (high performance computing) guna mendukung analisis data skala besar dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, kerja sama internasional di bidang teknologi strategis juga akan terus ditingkatkan untuk mempercepat transfer pengetahuan dan inovasi.
Melalui berbagai langkah tersebut, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya dalam memastikan bahwa sektor pendidikan tinggi, sains, dan teknologi mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan pembangunan nasional.