Menurut Irwan, episentrum gempa berada kurang dari 40 kilometer dari pusat gempa besar Flores 1992 yang memiliki magnitudo 7,9.
Ia juga menyoroti kedalaman gempa yang relatif dangkal serta kesamaan mekanisme sumber gempa.
Baca Juga:
Gempa M7,7 NTT Ternyata Terbesar Kedua Dunia 2026, Ini 11 Gempa Paling Dahsyat
“Apabila kita melihat dari mekanisme gempa serta lokasi gempa, maka gempa ini sangat berdekatan dan memiliki kemiripan dengan kejadian gempa di Flores pada tahun 1992,” kata Irwan, melansir Kompas.
Gempa Flores 1992 menurut Irwan memiliki magnitudo 7,9 dan kemudian diikuti tsunami besar.
Ia menjelaskan bahwa tingginya tsunami ketika itu juga dipengaruhi longsoran bawah laut yang terjadi setelah gempa.
Baca Juga:
441 Ribu Pelanggan Kembali Terlayani, ALPERKLINAS Apresiasi Kerja Cepat PLN Pascagempa NTT
“Waktu itu magnitudonya mencapai 7,9 dan diikuti dengan tsunami yang sangat tinggi, kenapa, karena diikuti dengan longsor di bawah laut sehingga tsunaminya tinggi,” ujar Irwan.
Irwan berharap kejadian gempa kali ini tidak disertai longsoran bawah laut serupa.
“Mudah-mudahan dalam gempa ini tidak diikuti dengan longsoran bawah laut itu,” kata Irwan.