WAHANANEWS.CO, Jakarta - Musim kemarau ternyata belum membuat Indonesia sepenuhnya terbebas dari ancaman cuaca buruk karena BMKG memprakirakan hujan hingga angin kencang masih berpotensi melanda sejumlah wilayah sampai Kamis (20/8/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sebagian besar wilayah Indonesia memang telah memasuki musim kemarau.
Baca Juga:
Gempa M7,7 NTT Ternyata Terbesar Kedua Dunia 2026, Ini 11 Gempa Paling Dahsyat
Namun, dinamika atmosfer membuat pertumbuhan awan hujan dan potensi angin kencang masih dapat terjadi di sejumlah daerah.
Pada Dasarian I Agustus 2026, curah hujan di Indonesia didominasi kategori rendah yang mencakup sekitar 90,79 persen wilayah.
Curah hujan kategori menengah tercatat meliputi sekitar 8,28 persen wilayah.
Baca Juga:
Terungkap Pemicu Gempa M 7,0 NTT, Sesar yang Sama Pernah Picu Bencana Flores 1992
Sementara itu, curah hujan kategori tinggi hanya terjadi di sekitar 0,93 persen wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut sejalan dengan perkembangan musim karena sebanyak 76,5 persen wilayah Indonesia atau 535 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau.
Dari sisi sifat hujan, sebagian besar wilayah Indonesia juga berada dalam kondisi bawah normal dengan persentase mencapai 87,28 persen.