WahanaNews.co, Jakarta - Imbas aturan pemerintah yang melarang social commerce, TikTok Shop resmi dihapus dan tak lagi bisa diakses sejak Rabu (4/10) pukul 17.00 WIB.
Melansir CNNIndonesia pada Rabu (4/10) pukul 17.02 WIB, halaman shop di halaman utama TikTok sudah tak bisa diakses. Kami masih bisa memilih halaman tersebut, tetapi halaman ini tidak memberikan tampilan barang-barang yang dijual atau daftar seller seperti biasanya.
Baca Juga:
TikTok Luncurkan AMBER Alert, Tampilkan Peringatan Anak Hilang
Kemudian pada pukul 17.40 WIB, halaman shop yang ikonnya berada di antara ikon Home dan ikon buat postingan baru resmi menghilang. Ikon tersebut digantikan dengan ikon Friends yang menampilkan unggahan dari teman-teman pengguna.
Meski demikian, masih ada beberapa bagian dari TikTok Shop yang dapat diakses dan belum dihapus. Salah satunya adalah halaman Order Center yang bisa diakses dari profil pengguna.
Pengguna juga masih bisa melihat barang-barang yang ada di keranjang belanjaannya.
Baca Juga:
Gubernur Bengkulu Percepat Program Jalan Mulus, Ambulans Gratis, dan BPJS untuk Semua
Curhatan seller
Penutupan TikTok Shop menuai berbagai respons dari seller yang menyandarkan pendapatannya di platform tersebut.
Ira (25), seorang live stream specialist di salah satu agensi periklanan mengaku terkejut dengan keputusan ini. Pasalnya, ia telah berinvestasi cukup besar untuk berjualan di TikTok.