WahanaNews.co | Pemangkasan adalah salah satu upaya pemeliharaan tanaman kelengkeng yang dapat menunjang pertumbuhan dan produktivitasnya. Pemangkasan tanaman kelengkeng terbagi atas pangkas bentuk, pemeliharaan, dan peremajaan.
Dilansir dari situs Balitjestro Kementerian Pertanian, berikut penjelasan lengkap seputar cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah.
Baca Juga:
KPK Lempar Wacana Koruptor Tak Usah Dikasih Makan
Pemangkasan bentuk
Pemangkasan bentuk dilakukan saat tanaman masih muda dan batangnya tumbuh mencapai 160 sampai 225 cm. Pemangkasan bentuk ini dilakukan pada batang pokok dengan ketinggian 150 hingga 175 cm dari permukaan tanah.
Sisakan ranting yang dipangkas sepanjang 30 sampai 40 cm atau sekitar 2/3 panjang ranting. Waktu yang tepat untuk memangkas bentuk yaitu saat musim hujan.
Baca Juga:
APUK Dairi Gelar Talkshow Peran Perempuan dalam Keberlanjutan SDA dan Pameran Produk Lokal
Pemangkasan ini dilakukan sebanyak tiga kali. Pemangkasan yang ketiga menyisakan 2 ranting agar bisa terus tumbuh.
Pemangkasan pemeliharaan
Pemangkasan pemeliharaan dilakukan pada tanaman yang belum berbuah. Pemangkasan ini dilakukan awal musim hujan.
Dua minggu sebelum pemangkasan, lakukan pemupukan supaya pertumbuhan tanaman optimal. Cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah yakni dengan memotong cabang air yang tumbuh liar.
Selain itu, ranting yang sakit dan bersinggungan dengan cabang lain juga perlu dipangkas. Pemangkasan ini juga berlaku pada cabang atau ranting yang tumbuh membelok ke arah dalam dan tumbuh ke bawah.
Pemangkasan peremajaan
Kegiatan pemangkasan ini dilakukan saat tanaman sudah tua. Tujuannya yaitu untuk membuang ranting yang sudah tidak subur, tidak segar, dan produktivitas menurun.
Pemangkasan peremajaan dilakukan saat awal musim hujan dan dua minggu sebelum pemupukan. Bagian ranting yang dipangkas sampai ke ujung cabang sekunder.
Pemangkasan peremajaan tanaman kelengkeng dilakukan sekali saja. Pasalnya, pemangkasan peremajaan yang terlalu sering bisa menyebabkan panen buah kelengkeng menurun. [rds]