WahanaNews.co | Pembangunan patung Presiden Pertama RI, Sukarno, tengah menuai sorotan publik.
Itu karena ada banyak lembaga yang ramai-ramai membangun patung proklamator tersebut di tahun ini.
Baca Juga:
Presiden Prabowo dan MPR Pulihkan Nama Bung Karno, Megawati Sampaikan Terima Kasih
Kementerian Pertahanan, misalnya, membangun patung Bung Karno tengah berkuda setinggi 6,5 meter pada Juni lalu.
Sementara, PT KAI membangun patung Bung Karno setinggi 17 meter di Polder Stasiun Semarang Tawang pada September kemarin.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, pun menyambut baik pembangunan patung-patung tersebut.
Baca Juga:
Suara Anak Puan Maharani Ungguli Bambang Pacul, Pengamat Ungkap Faktor Penyebabnya
Ia bahkan menilai, masyarakat dapat mengingat kembali nama ayahnya itu melalui keberadaan patungnya.
"Saya waktu itu sampai terharu sekali karena saya tidak menyangka, karena saya dulu berpikir Bung Karno pada masa Orde Baru praktis sepertinya sejarah itu dibelokkan dan hal-hal yang ada hubungannya dengan beliau itu tidak diceritakan secara benar," kata Megawati, saat meresmikan patung Bung Karno di Polder Stasiun Semarang Tawang, Rabu (29/9/2021).
Pada era Orde Baru, Presiden Soeharto memang menerapkan kebijakan de-sukarnoisasi.