Sebelumnya, Masinton Pasaribu menuding Luhut Binsar Pandjaitan aktif menggalang kekuatan politik untuk mendukung wacana perpanjangan masa jabatan presiden.
Mulai klaim big data 110 juta orang, penggalangan kepala desa, dan ketua umum partai politik.
Baca Juga:
Bupati Tapanuli Tengah Tetapkan Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan
Masinton juga terang-terangan menyebut brutus dalam Istana Kepresidenan adalah Luhut Binsar Panjaitan. Oleh karena itu, dia mendesak Luhut Pandjaitan mundur dari kabinet atas kekacauan yang dibuatnya selama ini.
Masinton menuding Luhut merupakan orang yang hendak menjerumuskan presiden dengan mewacanakan dan menggalang Jokowi 3 periode.
“Siapa yang cari muka, siapa yang mewacanakan dan memobilisasi dukungan kepala desa? Luhut! Siapa yang menggalang beberapa ketua umum partai? Luhut! Artinya brutus dalam istana itu ya Luhut,” ujar Masinton, kemarin. [rsy]
Baca Juga:
Bupati Tapteng Buka RAT Koperasi CU Dosnitahi, Dorong Kolaborasi Ekonomi
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.