Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Harian Kepala Kesbangpol Jakarta Timur, Ari Budi Yuswanto, serta Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Timur, Syamsul Bahri.
Peserta dialog berasal dari sejumlah sekolah swasta di Jakarta Timur, di antaranya SMA Muhammadiyah 11, SMA Diponegoro 1, SMA Cahaya Sakti, SMA Muhammadiyah 12, SMA Bina Pangudi Luhur I, SMK Satya Bhakti 1, SMK Kemala Bhayangkari, SMK Dinamika Pembangunan 1, dan SMK Cipta Karya.
Baca Juga:
Resmi Jabat Kepala Kesbangpol Jakarta, Ini Yang Dilakukan Muhamad Matsani di Minggu Pertama
Dalam kegiatan itu, panitia juga menegaskan bahwa sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya upaya pencegahan tawuran, sekaligus menghimpun masukan dan partisipasi aktif dari para pelajar.
“Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini menambah pemahaman peserta tentang pentingnya upaya peningkatan pencegahan tawuran. Kedua, dihasilkannya rumusan dan masukan peserta sebagai wujud partisipasi dalam pencegahan tawuran,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap angka tawuran pelajar dapat ditekan sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.
Baca Juga:
98 Calon Paskibraka Kota Jakarta Pusat 2025 Masuk Seleksi Tahap Akhir
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.