“Kedepan, semua program kerakyatan itu akan dilakukan melalui partai. Sementara, bidang keagamaannya melalui Muhammadiyah. Memang, semuanya akan jadi perhatian kita, tentunya dimulai dari yang dekat dengan kita dulu,” tegas Alex.
Di momen itu, Alex juga mengumumkan dua pengurus cabang yang terus berkegiatan atas nama partai dengan mengambil momentum bulan Ramadhan 1447 H/2026 M.
Baca Juga:
Minyak Tembus 119 Dolar per Barel, AS Pertimbangkan Cabut Sanksi demi Redam Harga
Yakni, PDI Perjuangan Kabupaten Agam dan Kota Padang yang mengadakan kegiatan Daurah Tahfizh Al-Qur’an.
Sementara, dalam tausyiahnya, Buya Bakhtiar menukil pentingnya berkomitmen dengan kebajikan, yang dikaitkan dengan asbabun nuzul (sejarah turunnya ayat) QS Al Baqarah: 177.
“Puasa Ramadhan itu ending-nya adalah menghantarkan kita sebagai orang bertakwa (QS Al Baqarah: 185). Puasa itu juga menegaskan bahwa kesalehan ritual harus sejalan dengan kesalehan sosial. Artinya, puasa mesti menjadikan setiap orang yang mencapai predikat takwa, mampu melakukan pentasyarufan kebajikan,” ungkap Buya Bakhtiar.
Baca Juga:
Gejolak BBM di Indonesia, Ini Penyebabnya
Dikesempatan itu, Buya Bakhtiar juga mengurai pesan di balik kata takwa yang akan diraih setiap orang yang berpuasa dengan benar.
Yakni, pribadi yang sangat berhati-hati dalam beraktivitas keseharian, sehingga tingkah lakunya tidak memicu persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Dalam kitab ahkam, takwa itu diibaratkan seperti ekor unta yang tengah berjalan di terik matahari di padang pasir yang penuh batu-batu tajam dan duri. Unta itu tentunya akan melangkah dengan sangat hati-hati,” terang Buya Bakhtiar.