WAHANANEWS.CO, Yahukimo - Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan.
Ia mengklaim bahwa kelompoknya telah membunuh 11 warga di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, yang mereka duga sebagai intelijen Indonesia.
Baca Juga:
KKB Elkius Kobak Ancam Penerbangan Sipil, Tewaskan Dua Pilot dan Satu Kopilot 2026
Menurut Sebby, pembunuhan tersebut dilakukan dalam tiga hari terakhir oleh kelompok OPM di Yahukimo.
"Kami telah menerima laporan dari Panglima TPNPB Yahukimo, Belkius Kobak, bahwa mereka telah membunuh 11 orang yang diduga sebagai intelijen aparat keamanan," ujar Sebby pada Selasa (8/4/2025) malam, melansir Tribunnews.
Ia juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan pengiriman pasukan ke Papua, termasuk yang disebutnya menyamar dengan profesi tertentu.
Baca Juga:
Uskup Jayapura Kecam Pembakaran Pesawat dan Pembunuhan Pilot AMA di Papua
"Kami meminta Presiden Prabowo Subianto menghentikan pengiriman pasukan ke Papua, termasuk yang menyamar sebagai pendulang dan profesi lainnya," tambahnya.
Kabar tentang pembunuhan 11 warga di Yahukimo ini dengan cepat menyebar di media sosial, memicu berbagai reaksi.
Hingga saat ini, aparat keamanan masih mendalami klaim tersebut.