WahanaNews.co, Jakarta - Sejumlah media asing turut mewartakan penunjukan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Kaesang resmi menggantikan posisi Giring Ganesha yang didapuk menjadi Ketua Umum PSI sejak November 2021 lalu. Giring purna tugas dan diangkat sebagai Dewan Pembina PSI.
Baca Juga:
Rumor “Jeffrie Geovanie” Masuk Kabinet Prabowo Gantikan Erick Thohir, Pengamat Bilang Hati-hati
Dalam laporan berjudul 'Jokowi's son Kaesang becomes youth party chief, laying ground for Indonesian political dynasty', koran asal Singapura, The Straits Times, mewartakan penunjukan Kaesang sebagai ketum PSI secara tiba-tiba ini cikal bakal praktik politik dinasti di Indonesia.
Portal berita asal Malaysia, The Star, juga mewartakan hal serupa dengan judul Jokowi's son Kaesang takes over PSI leadership days after joining party. Selain The Star, media Negeri Jiran lainnya seperti Free Malaysia Today juga mewartakan isu ini.
Kantor berita Reuters berbasis di Amerika Serikat, media asal Hong Kong, South China Morning Post, juga tak luput ikut mewartakan penunjukkan Kaesang ini.
Baca Juga:
PSI Kecewa Ahok Tidak Membenahi Pertamina Saat Menjabat Komisaris Utama
Kaesang sebelumnya telah resmi menjadi kader PSI pada Sabtu (23/9) lalu. Ia mendapatkan kartu tanda anggota secara simbolis di kediaman Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah yang dihadiri oleh para petinggi PSI.
Kaesang mengaku sudah meminta restu kepada ayahnya dan kakaknya, Gibran Rakabuming Raka yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo, serta istrinya, Erina Gudono.
Penunjukan Kaesang sebagai ketum PSI ini pun menjadi perdebatan warganet Indonesia menyusul momentum menjelang pemilu 2024 yang kian dekat.