Ia menambahkan bahwa penyelarasan teori akademik dengan praktik lapangan akan memperkuat tata kelola sistem penegakan hukum yang lebih transparan, humanis, dan berkeadilan.
“Setelah Polda Papua Barat, kami berinisiatif mendorong pembentukan pusat kajian kejaksaan yang bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat,” ucap Filep.
Baca Juga:
Polres Fakfak Raih Peringkat Pertama Giat Kepolisian Triwulan I 2026 di Polda Papua Barat
Dirinya berharap seluruh mahasiswa STIH Manokwari dapat memanfaatkan pusat kajian tersebut sebagai laboratorium hukum untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus keterampilan praktik sebelum memasuki dunia kerja.
Menurutnya, perkembangan hukum yang sangat dinamis menuntut kecakapan dan ketangkasan dalam menganalisis setiap persoalan secara komprehensif agar mampu menghasilkan solusi berbasis kajian ilmiah.
“Kami juga sedang merevisi kurikulum agar sesuai dengan kondisi terkini,” ucap Filep.
Baca Juga:
Polda Papua Barat Gelar Operasional Triwulan I 2026, Evaluasi Kamtibmas dan Laka Lantas
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.