Perlintasan Transaksi Ekonomi Triliunan Rupiah
Ditegaskan, kehadiran PLBN tidak hanya berfungsi sebagai garda pertahanan. Pemerintah mencatat dampak ekonomi yang signifikan dari keberadaan pos-pos lintas batas tersebut.
Baca Juga:
Rusia Klaim Kemenangan Baru, Kuasai Penuh Luhansk Ukraina Timur
Pada tahun 2025 saja, lebih dari 2,4 juta orang melintas di 15 PLBN dengan nilai perdagangan menembus angka Rp13,5 triliun.
Qodari mengatakan PLBN kini menjalankan peran strategis, tidak hanya penguat keamanan tapi juga motor penggerak mobilitas dan ekonomi masyarakat di perbatasan.
Untuk memastikan operasional tetap moncer, pemerintah telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp86 miliar pada tahun 2026. Sementara, tiga PLBN sisa yakni Sei Kelik (Kalbar), Oepoli (NTT), dan Long Midang (Kaltara) terus dikejar penyelesaiannya meskipun masih terkendala akses material dan kesepakatan titik exit-entry.
Baca Juga:
Permainan Solid Antar Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Kemenangan atas Medan Falcons
Terkait warga yang terdampak pergeseran batas negara ini, Qodari menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan ganti rugi dan perlindungan hak masyarakat agar tidak ada yang dirugikan secara sosial maupun ekonomi.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.