Dikutip dari Archnet, tata letak Masjid Agung Xi'an mirip dengan kuil China, yakni halaman yang tak berurutan pada sebuah poros tunggal, dengan adanya paviliun dan pagoda yang disesuaikan dengan fungsi Islam.
Namun, tak seperti kuil Buddha, poros utama masjid yang dibangun di atas tanah seluas 6.000 meter persegi ini sejajar dari timur ke barat, menghadap ke Mekkah.
Baca Juga:
Jelang Idulfitri, Tri Adhianto Bagikan Beras dan Sarung untuk Marbot Masjid
Lima halaman, yang masing-masing memiliki paviliun signature atau gerbang, mengarah ke ruang doa yang terletak di ujung barat porosnya.
Taman-tamannya sangat mengabarkan kebudayaan China, mulai dari bebatuannya, pagoda, lengkungan bangunan, genteng, dan lain-lain.
Dikutip dari Lonely Planet, masjid ini cocok dikunjungi saat musim semi.
Baca Juga:
Perkuat Silaturahmi Legislatif-Eksekutif, DPC PKB Kota Bekasi Undang ‘Bukber’ Wakil Wali Kota Bekasi
Alasannya adalah karena pada musim, bunga magnolia putih dan merah muda yang tumbuh di kawasan masjid tengah bermekaran.
Kompleks masjid ini terbagi menjadi empat area.
Di halaman pertama, terdapat lengkungan kayu setinggi sembilan meter dengan ubin berlapis glasir.