Bahkan, ia baru pertama kali mengamankan binatang buas itu
bersama warga lainnya.
"Seumur-umur enggak ada binatang begini. Paling umumnya
biawak, itu juga yang temuin anak-anak," ujarnya sembari
menggeleng-gelengkan kepala.
Baca Juga:
Saat Berenang di Pantai Talise Warga Palu Tewas Diterkam Buaya
Warga juga tidak ada yang tahu dari mana datangnya buaya
itu. Permukiman mereka jauh dari sungai besar. Kemungkinan besar buaya itu
berasal dari kali kecil yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman mereka.
"Kurang tahu dari mana, cuman posisinya ada di got
aja," tambahnya.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan, Aiptu Suyatno juga
belum mengetahui dugaan dari mana datangnya buaya di selokan itu.
Baca Juga:
Viral Buaya Pura-Pura Tenggelam untuk Perdaya Mangsa, Fakta atau Mitos?
"Ini ya enggak tahu ya. Aneh ya. Kalau andaikata buaya
itu dari kecil gelagat-gelagat di lingkungan pasti ada. Enggak masuk akal
memang," tambahnya.
Setelah berhasil diamankan warga, buaya itu ramai-ramai
dibopong ke tepi gang permukiman warga. Moncong dan keempat kaki buaya itu terlihat
diikat tali hitam. Setengah badan binatang reptil buas itu dimasukkan ke dalam
karung.
Sementara bagian kepalanya ditutup dengan kain. Deretan
giginya pun tampak tajam.Penemuan binatang buas itu jadi tontonan warga
setempat. Dari anak-anak hingga orang dewasa tampak mendekat ke binatang
tersebut.