WAHANANEWS.CO - Nyeri ulu hati, perut kembung, mual, hingga dada terasa panas jangan buru-buru dianggap hanya akibat telat makan, sebab pola makan, stres, kurang tidur, dan kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan lambung.
Keluhan seperti nyeri ulu hati, perut kembung, mual, hingga sensasi panas di dada masih menjadi masalah kesehatan yang kerap dialami masyarakat Indonesia dan sering dikaitkan dengan gangguan lambung, mulai dari maag hingga gastroesophageal reflux disease (GERD).
Baca Juga:
PDPOTJI Ungkap Konsumsi Madu Bisa Bantu Redakan Gangguan Lambung
Tak sedikit orang menganggap keluhan tersebut hanya muncul karena terlambat makan, padahal pola makan, stres, dan kebiasaan sehari-hari juga memiliki peran besar terhadap kesehatan lambung.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman resminya menjelaskan bahwa GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan sejumlah gejala seperti heartburn, regurgitasi, mual, hingga rasa pahit di mulut.
Kondisi tersebut dapat dipengaruhi pola makan yang kurang baik, stres berkepanjangan, hingga gaya hidup yang tidak sehat, dan jika tidak ditangani dengan baik, GERD dapat menurunkan kualitas hidup serta meningkatkan risiko komplikasi.
Baca Juga:
Cuka Apel untuk Asam Lambung: Obat Ajaib atau Bom Waktu di Perutmu?
Selain GERD, gastritis atau peradangan pada dinding lambung juga menjadi salah satu gangguan yang cukup sering ditemukan.
Kemenkes menyebut stres dapat memicu peningkatan produksi asam lambung melalui perubahan hormon dalam tubuh, sementara kebiasaan melewatkan waktu makan, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan pedas, minuman berkafein, merokok, hingga kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko gangguan lambung.
Karena itu, menjaga kesehatan lambung tidak cukup hanya mengandalkan obat ketika gejala muncul, tetapi juga perlu dilakukan melalui langkah preventif seperti menerapkan pola makan teratur, menghindari makanan yang memicu keluhan sesuai kondisi masing-masing, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Salah satu bahan herbal yang telah lama dikenal masyarakat adalah kunyit, yang mengandung kurkumin, yakni senyawa alami dengan sifat antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Mengonsumsi kunyit dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk membantu menjaga fungsi lambung, tentunya tetap disertai pola makan dan gaya hidup yang baik.
Selain itu, asupan omega-3 juga penting untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh karena omega-3 yang banyak ditemukan dalam minyak ikan berperan membantu menjaga fungsi sel dan mendukung proses anti-inflamasi alami tubuh.
Meski tidak ditujukan sebagai terapi untuk gangguan lambung, kecukupan omega-3 tetap menjadi bagian dari pola makan seimbang yang mendukung kesehatan secara umum.
Sebagai pelengkap gaya hidup sehat, masyarakat dapat memilih suplemen herbal sesuai kebutuhan, seperti Sari Kunyit Plus dan Fish Oil yang merupakan dua produk dari Sido Muncul Natural.
Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus mengandung ekstrak kunyit yang dapat membantu menjaga kesehatan lambung sebagai bagian dari upaya preventif, sedangkan Sido Muncul Fish Oil mengandung minyak ikan sebagai sumber omega-3 untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, baik bagi anak maupun orang dewasa.
Kombinasi bahan aktif kunyit dan omega-3 juga menjadi perhatian dalam penelitian nutrisi, salah satunya studi yang dipublikasikan dalam jurnal NutraIngredients pada 2023 yang menguji formulasi kurkuminoid dengan omega-3 dalam bentuk monogliserida.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan formulasi itu dapat meningkatkan kadar kurkuminoid yang terdeteksi dalam plasma, dengan kadar curcumin, demethoxycurcumin, dan bis-demethoxycurcumin setidaknya 40% lebih tinggi pada periode awal setelah konsumsi dibandingkan formulasi tertentu.
Dari sisi bentuk sediaan, Sido Muncul Fish Oil hadir dalam bentuk soft capsule dengan kandungan 1.000 mg fish oil, termasuk 330 mg omega-3, EPA 180 mg, dan DHA 120 mg per kapsul.
Sementara itu, Sari Kunyit Plus diformulasikan dalam bentuk mini soft capsule yang berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah ditelan.
Sido Muncul juga menjelaskan bahwa Sari Kunyit Plus mengandung ekstrak kunyit terstandar 95% curcuminoid serta black pepper terstandar 95% piperine.
Bentuk sediaan tersebut memberikan pilihan praktis untuk melengkapi pemenuhan nutrisi dan menjaga kesehatan sehari-hari.
Meski begitu, suplemen herbal bukan pengganti pola hidup sehat maupun obat untuk menyembuhkan penyakit, sehingga apabila muncul gejala seperti nyeri hebat, muntah darah, sulit menelan, atau keluhan lambung berlangsung terus-menerus, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter agar memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Dengan menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan memanfaatkan informasi kesehatan dari sumber terpercaya, kesehatan lambung dapat lebih terjaga sejak dini.
Masyarakat yang ingin menambah wawasan mengenai herbal, vitamin, kesehatan, dan gaya hidup sehat juga dapat memanfaatkan Sido HerbalPedia sebagai platform edukasi dari Sido Muncul Natural.
Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi mengenai herbal Indonesia sekaligus berkonsultasi mengenai herbal favorit melalui fitur SiHerbie.
Produk Sari Kunyit Plus dan Fish Oil dari Sido Muncul Natural juga dapat diperoleh di apotek dan apotek modern terdekat maupun secara online melalui situs resmi Sido Muncul Store dan Sido Muncul Official Store di berbagai marketplace.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]