Setelah pot terisi dengan media tanam, buat lubang tanam di tengah pot dan letakkan bibit buah tin secara hati-hati. Tutup kembali lubang tanam tersebut sembari dipadatkan agar bibit tidak rebah.
Pemeliharaan tanaman
Baca Juga:
Mentan Sebut Konflik Global Jadi Berkah, Petani Indonesia “Pesta”
Tanaman tin memerlukan penyinaran matahari penuh. Oleh karena itu, pot tanaman buah tin harus diletakkan pada tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Selain itu, tanaman buah tin juga harus disiram setidaknya 2 sampai 3 hari sekali untuk menjaga kelembapan media tanam. Lakukan juga pemupukan dengan menggunakan pupuk kompos atau NPK untuk menunjang pertumbuhan dan produktivitas tanaman ini.
Jika ditemukan hama atau gejala penyakit pada tanaman buah tin, maka lakukan pengendalian dengan dengan tepat agar tanaman tidak mati.
Baca Juga:
Penunjukan Herwinsyah sebagai Plt Kepala Distanbunkan Kota Subulussalam Dinilai Tepat
Pemanenan
Tanaman tin biasanya mulai berbuah di umur 4 bulan setelah tanam. Buah tin yang warnanya mulai menghitam bisa segera dipanen. Tanaman ini dapat berbuah sepanjang tahun, apabila dirawat dengan baik. [rds]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.