WAHANANEWS.CO, Jakarta - Dunia sedang tidak baik-baik saja, karena survei global Gallup menunjukkan kemarahan, stres, dan frustrasi masih menjadi beban emosional jutaan warga di berbagai negara sepanjang 2026.
Dalam laporan emosi global yang dikutip Selasa (9/6/2026), Gallup menemukan sekitar satu dari lima orang dewasa di dunia mengaku merasakan kemarahan pada hari sebelum mereka diwawancarai.
Baca Juga:
Diduga Dipicu Bullying, Pelajar di Padang Belajar Rakit Bom Secara Autodidak Selama Empat Bulan
Temuan itu diperoleh Gallup melalui wawancara telepon dan tatap muka terhadap responden berusia 15 tahun ke atas di 144 negara dan wilayah.
Mengutip Facts Institute, negara-negara dengan tingkat kemarahan tertinggi umumnya berada dalam tekanan besar akibat krisis kemanusiaan, konflik berkepanjangan, instabilitas politik, hingga keruntuhan ekonomi.
Chad menempati posisi teratas sebagai negara dengan penduduk paling mudah marah di dunia setelah 47 persen respondennya mengaku mengalami kemarahan sehari sebelum survei dilakukan.
Baca Juga:
Kronologi ASN BPN Nias Tewas Lompat dari Apartemen, Berawal dari Open BO hingga Dugaan Pemerasan
Berikut 10 negara paling pemarah di dunia menurut survei Gallup:
Chad: 47 persen
Yordania: 46 persen