Jumlah populasi di Nauru juga cukup sedikit. Menurut data terbaru, hanya ada sekitar 12.000 hingga 13.000 orang yang menetap di Nauru.
2. Tidak Punya Ibu Kota
Baca Juga:
Simak, 7 Negara Miskin Ini Dulunya Kaya Raya
Setiap negara tentu memiliki ibu kota. Tapi lain halnya dengan Nauru, yang mana negara kepulauan tersebut tidak memiliki ibu kota sama sekali.
Namun, masyarakat setempat menganggap kalau wilayah Yaren yang terletak di selatan Pulau Nauru, secara tidak resmi dianggap sebagai ibu kota Nauru.
Meski begitu, Yaren sebenarnya bukanlah kota besar, hanya saja di wilayah itu terdapat bandara internasional (Nauru International Airport) serta gedung kedutaan Taiwan dan Australia.
Baca Juga:
PBB Kecam Negara Makmur dan Perusahaan Raksasa yang Cekik Bangsa Miskin
3. Sempat Menjadi Negara Kaya
Meski negaranya kecil, namun jangan salah kalau Nauru sempat menjadi negara kaya raya di dunia. Di tahun 1970-an, Nauru dicap sebagai negara kaya karena menarik keuntungan dari cadangan fosfat. Sebab, endapan fosfat dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Nauru.
Barang tambang ini menjadi komponen kunci industri pupuk, sehingga dapat membantu perekonomian Nauru. Tak tanggung-tanggung, di tahun 1975, Nauru memiliki pemasukan sekitar US$ 2,5 miliar.