Kucing dapat menggunakannya seperti unit radar, mengarahkannya ke sumber suara, dan meningkatkan sensitivitas pendengaranny sebesar 15-20 persen.
Telinga tengah berisi gendang telinga dan tulang kecil yang disebut tulang pendengaran. Tulang ini bergetar sebagai respons terhadap gelombang suara dan mengirimkan getaran itu ke telinga bagian dalam.
Baca Juga:
Kucingmu Suka Kentut? Ternyata Ini Pemicunya!
Pada telinga bagian dalam, sel-sel sensorik di organ Corti merespons getaran dengan bergerak dan membungkuk, yang mengirimkan sinyal listrik melalui saraf pendengaran ke otak untuk diproses.
Telinga bagian dalam juga mengandung sistem vestibular, yang membantu memberikan rasa keseimbangan dan orientasi spasial.
"Lokasi bersama dan konektivitasnya ke bagian sensorik telinga bagian dalam berarti bahwa infeksi telinga bagian dalam dapat mempengaruhi fungsi pendengaran dan vestibular," ucap Strain.
Baca Juga:
Mitos atau Fakta: Kucing Tidak Suka Minum? Fakta yang Wajib Diketahui Pemilik Kucing
Akibatnya, kucing yang mengalami infeksi telinga bagian dalam akan memiringkan kepala atau melengkungkan tubuh ke arah sisi tempat infeksi.
Memiliki perbedaan anatomi dengan mamalia lainnya
“Salah satu hal yang kami perjuangkan pada kucing yang memiliki infeksi telinga tengah adalah kucing memiliki septum, seperti rak tulang, yang memisahkan telinga tengah menjadi dua kompartemen,” ujar Christine Cain, Kepala Bagian Dermatologi dan Alergi di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Pennsylvania, AS.