WahanaNews.co | Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan
mengenai awan yang muncul di langit Provinsi DKI Jakarta, yang
menyerupai tsunami.
Hal ini terekam dalam sebuah gambar
yang diunggah oleh akun Instagram @jktinfo,
Kamis (10/12/2020).
Baca Juga:
Menuju Kota Global Dunia, MARTABAT Prabowo-Gibran Dorong Pembangunan RTH Sebanyak Mungkin di Kawasan Aglomerasi Jabodetabekjur
Dalam gambar itu terlihat jelas awan
yang mirip dengan fenomena tsunami dari laut.
Tak hanya di Jakarta, awan yang mirip
dengan fenomena tsunami itu juga, pada hari
Rabu (9/12/2020), muncul di langit
wilayah Parepare, Sulawesi Tengah.
Kepala Stasiun Klimatologi Maros,
Hartanto, menjelaskan, bahwa awan itu berpotensi terjadinya hujan dengan
disertai angin kencang.
Baca Juga:
Melalui Semangat Puasa, Kita Berharap Jakarta Dapat Maju dan Masyarakatnya Sejahtera
"Awan tersebut merupakan awan arcus, awan dengan tinggi dasar yang
relatif rendah dengan membawa potensi hujan lebat dan disertai angin kencang
pada lintasannya," kata Hartanto kepada wartawan di Jakarta.
Dengan adanya awan seperti itu, maka
BMKG mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar lebih waspada, terutama di lokasi terjadi awan, yaitu di
pesisir pantai.
"Biasa terjadi pada sekitar pantai dan
bergerak menuju daratan. Waspada potensi gelombang tinggi di sekitar awan
tersebut," katanya.
Kendati begitu, kemunculan awan seperti itu tidak menandakan bakal adanya tsunami, dan fenomena tersebut memang sudah biasa terjadi pada saat musim hujan tiba.
"Awan tersebut normal terjadi pada
musim hujan di pesisir pantai, dan tidak berhubungan dengan fenomena
tsunami," katanya. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.