WAHANANEWS.CO - Warga pesisir Jakarta diminta siaga setelah banjir rob berpotensi menerjang 12 wilayah pesisir utara ibu kota pada periode Jumat (1/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026), dipicu pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Baru dan Perigee.
Dikutip dari akun Instagram BPBD DKI Jakarta (@bpbddkijakarta), Sabtu (2/5/2026), fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi bersamaan dengan fase Bulan Baru dan Perigee berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum sehingga memicu banjir pesisir atau rob di wilayah utara Jakarta.
Baca Juga:
Wanita 57 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Roboh Saat Berteduh di Bogor
"Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) tanggal 01 - 08 Mei 2026, adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan Baru dan Perigee, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di wilayah pesisir utara Jakarta," demikian keterangan BPBD DKI Jakarta.
Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 20.00 hingga 01.00 WIB.
Adapun wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan Kepulauan Seribu.
Baca Juga:
Pria di OKU Selatan Aniaya Ibu dan Adik Kandung, Istri Ikut Terlibat
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut selama periode potensi rob berlangsung.
Warga juga diminta menghindari aktivitas di kawasan pesisir yang rawan terdampak banjir rob, terutama saat air laut sedang pasang tinggi.
Selain itu, masyarakat diminta memastikan sistem drainase di sekitar rumah berfungsi baik guna mencegah genangan air.