"Antisipasi masyarakat terhadap film Pabrik Gula di Indonesia sangatlah luar biasa, dan kami sangat bangga dapat membawa cerita ini ke penonton internasional. Penayangan perdana ini menandai sebuah langkah besar dalam membagikan sinema Indonesia kepada dunia," kata Manoj Punjabi melalui sambungan telfon, Sabtu (29/3/2025).
"Syuting di pabrik gula sungguhan selama musim panen membuat keaslian cerita nya lebih menyeramkan. Kami bertujuan untuk menceritakan sebuah kisah yang terasa membumi secara budaya namun menghantui secara universal," tambah Awi Suryadi, sang sutradara.
Baca Juga:
ID FOOD Dukung Kemitraan Petani Tebu dari Desa Penyangga Lahan HGU PT PG Rajawali II
Setelah pemutaran film, Manoj Punjabi kemudian mengadakan pesta eksklusif di kediamannya di kawasan West Hollywood bersama para cast, rekan bisnis, dan teman-teman terdekat.
Tak hanya merayakan kesuksesan Pabrik Gula tembus pasar Internasional, tapi hal itu juga menjadi momen penting bagi perfilman Indonesia khususnya film horor yang mulai diperhitungkan di Hollywood.
Sebelum Pabrik Gula, pada April 2024 MD Pictures juga sempat memboyong film Badarawuhi Di Desa Penari untuk Gala Premier di Los Angeles, Amerika Serikat. Kala itu, MD Pictures bekerjasama dengan Lionsgate menembus pasar internasional.
Baca Juga:
Film "Badarahuwi di Desa Penari" Diputar di Amerika Serikat dengan Judul Baru
Film horor Pabrik Gula sendiri akan tayang di bioskop Tanah Air dengan format IMAX hingga 4DX mulai Lebaran, 31 Maret 2025.
Sementara untuk di Amerika, film tersebut akan tayang mulai 18 April.
Selain itu, film yang dibintangi Arbani Yasiz dan Erika Carlina itu juga tayang di beberapa negara di Asia Tenggara yakni Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.