Perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan meningkatnya suhu global terasa seperti tantangan yang terlalu besar untuk ditangani oleh individu, bahkan oleh jutaan orang sekalipun.
Laporan menunjukkan bahwa terumbu karang tengah sekarat, hewan-hewan baik di darat maupun laut ditemukan dengan sampah plastik di tubuhnya, dan industri-industri besar di seluruh dunia masih terus mencemari lingkungan.
Baca Juga:
Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi
Meski begitu, tindakan kecil tetap bermakna. Menurut laman tersebut, “Memungut sampah di trotoar yang mungkin saja berakhir di lautan atau melilit leher hewan bisa menjadi langkah awal menuju perubahan besar.”
Tahun 2025 menandai peringatan ke-55 Hari Bumi, yang tidak hanya menjadi perayaan bagi planet yang kita tinggali, tetapi juga pengingat akan kontribusi yang bisa kita berikan.
Tema Hari Bumi tahun ini adalah: "Kekuatan Kita, Planet Kita", dengan fokus utama pada energi terbarukan dan aksi iklim berkelanjutan.
Baca Juga:
Momentum Hari Bumi, RI dan Uni Eropa Percepat Transisi Energi Lewat Inovasi Hijau
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.