Para peneliti mendefinisikan “upah rendah” sebagai upah per jam yang kurang dari dua pertiga dari upah median federal selama tahun tertentu.
Dari sana, Kezios dan timnya memisahkan riwayat pendapatan setiap peserta ke dalam kategori tertentu.
Baca Juga:
Brain Rot, Efek Media Sosial yang Bikin Otak Jadi Kendor
Kelompok-kelompok itu termasuk orang-orang yang tidak pernah bekerja dengan upah rendah, mereka yang sebentar-sebentar mendapatkan upah rendah, dan mereka yang terus-menerus bekerja dengan upah rendah antara tahun 1992 dan 2004.
Kemudian, penulis penelitian memeriksa hubungan antara upah ini dan penurunan memori selama 12 tahun ke depan, antara 2004 dan 2016.
Gaji kecil mengambil 1 tahun kehidupan otak Anda
Baca Juga:
Pikun di Usia 20-an, Bukan Sekadar Lupa Biasa
Hasil menunjukkan bahwa dibandingkan dengan orang yang tidak pernah bekerja dengan bayaran kecil, mereka yang berpenghasilan rendah mengalami penurunan memori yang jauh lebih cepat dalam usia tuanya.
Secara khusus, pekerja berupah rendah mengalami kira-kira satu tahun tambahan penuaan kognitif selama periode 10 tahun.
Artinya, untuk setiap 10 tahun penuaan kognitif normal yang dialami rata-rata orang, seorang pekerja berupah rendah mengalami penuaan kognitif layaknya penuaan selama 11 tahun.