WAHANANEWS.CO - Makanan manis selama ini identik dengan gula yang perlu dibatasi, namun di balik rasanya yang lezat, banyak produk ternyata menyimpan “bom tersembunyi” berupa natrium atau garam yang tidak disadari konsumen.
Fenomena ini dikenal sebagai hidden sodium atau natrium tersembunyi, yakni kandungan natrium yang tidak selalu terasa asin tetapi hadir dalam berbagai bentuk senyawa tambahan pada makanan olahan.
Baca Juga:
Mengejutkan, Pengacara Terdakwa Kasus Dugaan Rudapaksa di Jambi: Kejadian Itu Atas Dasar Suka Sama Suka
Natrium sendiri tidak hanya berasal dari garam dapur (NaCl), tetapi juga dari senyawa lain seperti natrium benzoat, natrium nitrit, hingga monosodium glutamat (MSG) yang umum digunakan dalam industri pangan.
Berbagai senyawa tersebut banyak dimanfaatkan sebagai pengawet, penambah rasa, hingga penguat tekstur dalam makanan olahan.
Karena tidak memberikan rasa asin yang jelas, keberadaan natrium ini kerap tidak disadari, sehingga seseorang bisa mengonsumsi dalam jumlah berlebih tanpa sengaja.
Baca Juga:
Taufik Hidayat Diburu Polisi, Sayembara Rp250 Juta Diberlakukan di Jabar
Jika berlangsung lama, asupan natrium berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke, sementara WHO merekomendasikan konsumsi tidak lebih dari 2.000 mg per hari atau setara satu sendok teh garam.
Berikut sejumlah makanan manis yang ternyata mengandung hidden sodium, melansir Siloam Hospital:
Roti menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi sebagai sarapan atau camilan, namun di balik rasanya yang tidak asin, roti mengandung natrium cukup tinggi yang digunakan untuk fermentasi, tekstur, dan rasa, dengan kadar pada roti putih bisa mencapai sekitar 530 mg per 100 gram.
Keju juga termasuk sumber natrium tinggi karena dalam proses pembuatannya digunakan garam serta bahan tambahan seperti natrium fosfat, dengan kandungan yang bisa mencapai sekitar 1.410 mg per 100 gram.
Oatmeal instan yang kerap dianggap sehat juga dapat mengandung natrium tambahan sekitar 200 mg per porsi, jauh lebih tinggi dibandingkan oat utuh yang hampir tidak mengandung natrium secara alami.
Biskuit yang sering dikonsumsi sebagai teman minum teh atau kopi mengandung sekitar 241 mg natrium per 100 gram, dan jumlahnya dapat meningkat tergantung bahan tambahan yang digunakan.
Pancake yang biasa disajikan dengan topping manis ternyata dapat mengandung lebih dari 1.100 mg natrium per porsi lengkap, termasuk mentega dan sirup yang menyertainya.
Puding instan juga memiliki kandungan natrium sekitar 280–320 mg per sajian karena penggunaan bahan tambahan seperti dinatrium fosfat dan tetranatrium pirofosfat untuk menjaga tekstur dan daya simpan.
Cake atau kue manis yang sering hadir dalam berbagai perayaan juga mengandung natrium, dengan satu potong cake sekitar 233 mg dan dapat meningkat hingga 308 mg jika ditambah frosting atau krim.
Dengan demikian, makanan manis tidak selalu “aman” dari garam tersembunyi, sehingga penting untuk tetap memperhatikan label dan komposisi agar asupan natrium harian tetap terkontrol.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]