7. Mencari pertolongan
Kalau seorang anak melakukan perilaku bullying, bangun pertemanan dengannya. Lakukan evaluasi secara berjangka.
Baca Juga:
Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Seorang Siswa, Apa Motifnya?
Apabila perilakunya tak kunjung berubah, lakukan evaluasi kesehatan mental dan cari bantuan terapis untuk mengatasi masalah yang mendasarinya.
8. Tetap berkomunikasi secara terbuka
Dalam beberapa hal, tindakan yang dapat diambil adalah dengan membangun komunikasi secara terbuka dengan anak Anda.
Baca Juga:
Perundungan Memuncak, Santri di Aceh Nekat Bakar Pesantren
Komunikasikan tentang kehidupan merkea sehari-hari sehingga lebih baik dalam mengenali tanda-tanda melakukan bullying.
Carothers merekomendasikan untuk menanyakan beberapa pertanyaan terbuka kepada anak Anda setiap hari.
Misalnya, tanyakan soal rencana kegiatan hari ini, minta anak cerita tentang apa yang telah mereka lakukan dan apa yang mereka sukai atau tidak sukai.