Mereka kemudian dikelompokkan ke dalam enam kategori asupan harian, yang terdiri dari kelompok tidak ada (tidak minum kopi), kurang dari satu, satu, dua sampai tiga, empat sampai lima, dan lebih dari lima cangkir per hari.
Jenis kopi yang biasa dikonsumsi adalah sebagai berikut:
Baca Juga:
Catat Transaksi WIITEX 2026 Hingg Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
● Kopi instan pada 198.062 (44,1 persen) partisipan
● Kopi bubuk pada 82.575 (18,4 persen)
● Kopi tanpa kafein pada 68.416 (15,2 persen)
Baca Juga:
Catat Transaksi WIITEX 2026 Hingg Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Hasil penelitian
Hasil penelitianmenunjukkan, terdapat 100.510 (22,4 persen) peminum nonkopi yang menjadi kelompok pembanding.
Peminum kopi dibandingkan dengan bukan peminum kopi untuk kejadian aritmia, penyakit kardiovaskular, dan kematian, setelah disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, etnis, obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, apnea tidur obstruktif, status merokok, dan konsumsi teh dan alkohol.