Kestabilan emosi berperan besar dalam menentukan skor keterbukaan seseorang dan ini dipahami sebagai kemampuan individu untuk melawan keadaan emosi negatif, seperti ketakutan, kemarahan, kekesalan, atau rasa bersalah.
Selain itu, orang yang lebih terbuka akan lebih kreatif dan imajinatif dibandingkan beberapa tipe kepribadian lainnya.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Tekankan Profesionalisme Saat Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem dan Sertijab Kasipers
3. Agreeableness (mudah bersepakat)
Mereka yang memiliki sifat agreeableness ini cenderung lebih mudah percaya, pemaaf dan lugas. Selain itu mereka juga cenderung senang membantu orang lain dan memiliki empati dan simpati yang tinggi.
Salah satu contohnya adalah ketika orang tersebut begitu merasa senang ketika dirinya dilibatkan untuk membantu orang lain atau senang menjadi relawan.
Baca Juga:
Sering Pakai Warna Baju Sama? Ternyata Ini Ciri Kepribadiannya
Sayangnya, orang-orang dalam kategori ini juga berisiko menjadi "makanan empuk" orang yang tidak bertanggung jawab, sebab kebaikan mereka sering dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tertentu.
4. Neurotisme
Neurotisme didefinisikan sebagai orang yang kerap mengalami emosi negatif lebih intens dan lebih sering. Orang tersebut sangat mudah stres, merasa cemas dan mudah tersinggung padahal situasi di sekitarnya sedang baik-baik saja.