Mendengar suara yang tidak biasa tersebut, Pilot in Command (PIC) segera melakukan prosedur mitigasi keselamatan sesuai standar operasional guna memastikan proses pendaratan berlangsung aman.
Seluruh penumpang yang berjumlah 117 orang bersama dua cockpit crew dan lima cabin crew dipastikan dalam kondisi selamat setelah pesawat berhasil mendarat.
Baca Juga:
Pesawat Garuda dan Citilink Tak Bisa Terbang karena Telat Maintenance, Disorot Danantara
Setelah tiba di bandara tujuan, pesawat langsung menjalani pemeriksaan teknis serta investigasi oleh tim terkait untuk memastikan penyebab kerusakan secara detail.
Tindak lanjut berupa inspeksi menyeluruh dan perawatan armada akan dilakukan sebelum pesawat tersebut dinyatakan laik untuk kembali beroperasi.
Pihak Garuda Indonesia juga memutuskan menunda penerbangan berikutnya, yakni GA-179 rute Pekanbaru menuju Jakarta yang semula dijadwalkan berangkat pada pukul 17.40 WIB.
Baca Juga:
Usai Insiden Salah Tangkap, Garuda Indonesia Temui Ketua NasDem Sumut untuk Sampaikan Permohonan Maaf
Seluruh penumpang yang terdampak penundaan tersebut telah mendapatkan penanganan serta kompensasi sesuai kebijakan maskapai.
“Sebagai maskapai flag carrier nasional, Garuda Indonesia senantiasa menempatkan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional sebagai prioritas utama dalam setiap penerbangan,” kata Dicky.
Sementara itu, salah seorang penumpang bernama Rizki Ganda Sitinjak mengaku terkejut saat melihat kondisi moncong pesawat setelah turun dari kabin usai pendaratan.