Ia menyoroti tekanan produktivitas yang terus meningkat hingga membuat pekerja diperlakukan layaknya mesin.
“Di film ini kami ingin menunjukkan bagaimana kondisi kerja bisa membuat manusia bekerja tanpa henti. Bahkan seolah dituntut bisa memperbaiki diri sendiri seperti mesin,” ujar Edwin.
Baca Juga:
Joko Anwar Hadirkan Ghost in the Cell, Kisah Napi Hadapi Teror Hantu dan Ketidakadilan
Tak hanya itu, Sal Priadi yang juga ikut bermain dalam film ini dipercaya untuk menggarap OST.
Lagu tersebut digambarkan sebagai semacam “mars” bagi para pekerja yang harus menghadapi tekanan lembur dan tuntutan kerja yang berat.
Monster Pabrik Rambut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Baca Juga:
Film Horor Psikologis Lift, Teror Ruang Sempit yang Ungkap Dosa Masa Lalu
Film ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam genre horor dengan mengangkat isu dunia kerja yang relevan dan dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.