Dampak positif juga dirasakan oleh industri terkait. Penayangan film tersebut mendorong peningkatan signifikan pada penjualan manga aslinya hingga sembilan kali lipat.
Selain itu, proses produksi yang dilakukan di wilayah Kobe turut memberikan kontribusi ekonomi lokal yang diperkirakan mencapai JPY129 juta atau sekitar Rp13,6 miliar.
Baca Juga:
Kisah Mickey Haller Berlanjut, The Lincoln Lawyer Dipastikan Masuk Musim Kelima
Manga City Hunter sendiri telah mencatat penjualan lebih dari 50 juta kopi di seluruh dunia sejak pertama kali dirilis.
Kisahnya berfokus pada sosok Ryo Saeba, seorang “cleaner” atau operator bayaran yang berbasis di Shinjuku, Tokyo.
Ia dikenal sering menerima misi berbahaya yang berkaitan dengan dunia kriminal.
Baca Juga:
Netflix Siapkan Drama Korea Supranatural The East Palace, Angkat Kutukan Istana Berhantu
Karakter Ryo Saeba digambarkan memiliki kemampuan menembak yang luar biasa serta kecerdasan analitis yang tajam.
Namun, sisi uniknya juga terlihat dari kebiasaannya yang kerap kehilangan fokus ketika berhadapan dengan wanita menarik, yang menjadi ciri khas humor dalam cerita ini.
Suzuki Ryohei mengungkapkan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan besar terhadap film sebelumnya.