WahanaNews.co |
Pemerintah Indonesia batal
memberangkatkan calon jemaah pada musim haji ini, lantaran Arab Saudi tak
kunjung membuka akses bagi rombongan Muslim dari luar negeri.
Faktor keamanan
pula yang membuat Kementerian Agama RI mengambil kebijakan tersebut, mengingat
masih masa pandemi Covid-19.
Baca Juga:
Kanwil Kementerian Agama Kaltim Pastikan Kelancaran Ibadah Haji 2025 dari Dokumen hingga Manasik
Tidak hanya
calon haji yang sudah siap berangkat, jemaah yang baru mendaftar pun ikut berkecil
hati. Karena, otomatis, daftar tunggunya semakin panjang.
Gubernur Jawa
Timur, Khofifah Indar Parawansa, sempat menjajal dengan meminta kawannya
mendaftar.
Benar saja,
daftar tunggu haji khusus calon jemaah dari Jawa Timur sudah sampai 31 tahun.
Baca Juga:
Pembangunan Asrama Haji Transit di Tarakan Rampung
Khofifah,
selaku Kepala Daerah, tentu memahami ketidakpuasan warganya.
Apalagi, hampir
setiap Muslim bermimpi bisa bertamu ke Tanah Suci, setidaknya sekali dalam
hidup.
Dia lantas
meminta masyarakat tetap tawakal atas keputusan pemerintah soal pembatalan
keberangkatan haji itu.