WahanaNews.co |
Pemerintah Indonesia batal
memberangkatkan calon jemaah pada musim haji ini, lantaran Arab Saudi tak
kunjung membuka akses bagi rombongan Muslim dari luar negeri.
Faktor keamanan
pula yang membuat Kementerian Agama RI mengambil kebijakan tersebut, mengingat
masih masa pandemi Covid-19.
Baca Juga:
Tiga KBIHU dan Jamaah Mandiri Kloter 29 KJT Ziarah ke Jabal Nur, Dipimpin KH. Asep Fu’ad Adnan
Tidak hanya
calon haji yang sudah siap berangkat, jemaah yang baru mendaftar pun ikut berkecil
hati. Karena, otomatis, daftar tunggunya semakin panjang.
Gubernur Jawa
Timur, Khofifah Indar Parawansa, sempat menjajal dengan meminta kawannya
mendaftar.
Benar saja,
daftar tunggu haji khusus calon jemaah dari Jawa Timur sudah sampai 31 tahun.
Baca Juga:
Jamaah Haji Kloter 29 KJT Sumedang Harapkan Haji Mabrur Usai Lontar Jumrah Aqabah
Khofifah,
selaku Kepala Daerah, tentu memahami ketidakpuasan warganya.
Apalagi, hampir
setiap Muslim bermimpi bisa bertamu ke Tanah Suci, setidaknya sekali dalam
hidup.
Dia lantas
meminta masyarakat tetap tawakal atas keputusan pemerintah soal pembatalan
keberangkatan haji itu.