Kembali ke Agama Leluhur
Ia juga menerangkan, pindahnya Sukmawati ke Agama Hindu merupakan haknya untuk bisa kembali ke agama leluhurnya.
Baca Juga:
Soal Kabar Bung Karno Punya Berton-ton Emas di Bank Swiss, Dibantah Guntur
Karena, menurutnya, nenek Sukmawati, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, asal Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, dan beragama Hindu.
"Karena nenek beliau, Nyoman Rai Srimben, asal Singaraja juga seorang Hindu. Jadi, beliau (Sukmawati) juga menginginkan tempatnya bukan di Jakarta, tapi di Bali. Tapi, di Bali harus di balai agung adalah tempat leluhur beliau, yaitu Ibunda Bung Karno, Nyoman Rai Sirimben," ujarnya.
Ia juga menyatakan, perpindahan Sukmawati ke Agama Hindu sudah melalui proses yang panjang.
Baca Juga:
Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI-Perjuangan Jalan Sehat Bareng Tri Adhianto & Ono Surono
Dia menuturkan, selama ini Sukmawati suka berdiskusi dengan para pendeta, biksu dan pemangku serta suka membaca kitab suci Hindu.
"Kalau saya sebagai saksi perjuangan beliau. Melihat beliau itu sepertinya kok selama ini suka dengan Hindu dengan Bali. Selalu minta datang ke Pura-pura, udah puluhan tahun ini dan suka membaca kitab suci Hindu. Suka berdiskusi dengan para biksu para pendeta-pendeta, pemangku kami," ujarnya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.