Pada tahun 2026, kata dia, PAM Jaya menargetkan 2.000 peserta khitanan massal di seluruh wilayah DKI Jakarta. Namun karena tingginya minat masyarakat, jumlah peserta ditambah menjadi 2.250 anak.
Jakarta Timur menjadi wilayah pertama pelaksanaan program tersebut tahun ini.
Baca Juga:
FKKS Jakarta Timur Gelar Roadshow Pendidikan, Fokus Cegah Bullying dan Edukasi Lingkungan
“Alhamdulillah peserta tahun ini meningkat hingga dua kali lipat dibanding tahun lalu. Awalnya ditargetkan 2.000 peserta, namun kami menyiapkan cadangan hingga 2.250 peserta untuk mengakomodasi masyarakat yang mendaftar secara mendadak. Mudah-mudahan sinergi PAM Jaya, Pemprov DKI Jakarta, dan PKK semakin kuat sehingga dapat terus memberikan kontribusi kepada masyarakat Jakarta,” kata Arief.
Program khitanan massal ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dari sisi pelayanan kesehatan dan sosial, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan manfaat langsung kepada warga.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.