WAHANANEWS.CO, Jakarta - Satu kata terdengar aneh, tapi justru meledak di mana-mana dan bikin kolom komentar penuh tawa serta debat kecil.
Belakangan ini, istilah plenger viral di berbagai media sosial, terutama TikTok dan kolom komentar konten-konten yang ramai dibicarakan warganet.
Baca Juga:
Konten Guru SD Diduga Child Grooming Siswi Gegerkan Sukabumi
Istilah tersebut kerap digunakan anak muda untuk menggambarkan seseorang dengan tingkah laku yang random, tidak biasa, atau terkesan “enggak jelas”, namun justru menarik perhatian.
Popularitas kata ini membuat banyak pengguna media sosial penasaran dengan arti sebenarnya serta asal-usul kemunculannya.
Plenger sendiri bukan istilah baku yang dapat ditemukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia karena kata ini murni berkembang sebagai bahasa gaul di ruang digital.
Baca Juga:
Kereta Mendadak Berhenti Saat Gempa Yogya, KAI Tegaskan Bukan Anjlok
Dalam penggunaan yang paling umum, plenger merujuk pada perilaku aneh, absurd, atau tidak terduga yang kerap muncul dalam konten lucu dan komentar bercanda.
Makna kata plenger juga terus berkembang seiring pemakaiannya yang semakin luas di berbagai konteks percakapan daring.
Dalam bahasa gaul, plenger dapat digunakan untuk menggambarkan orang yang terlihat linglung, bengong, atau bertindak di luar kebiasaan.
Istilah ini juga sering dipakai sebagai sebutan bagi seseorang yang sangat totalitas atau all-out dalam menekuni hobi, minat, atau bidang tertentu.
Dalam konteks tertentu, plenger bahkan menjadi bentuk apresiasi, bukan hinaan, terhadap antusiasme dan dedikasi berlebihan seseorang.
“Kelakuannya makin plenger pas lagi nongkrong rame-rame,” menjadi salah satu contoh penggunaan kata tersebut dalam konteks bercanda.
Contoh lain penggunaan kata ini juga muncul dalam kalimat yang bernada positif.
“Dia sudah plenger sama dunia fotografi, tiap weekend pasti hunting foto,” ucap seorang pengguna media sosial dalam kolom komentar.
Dari berbagai contoh tersebut, terlihat bahwa kata plenger bersifat fleksibel dan dapat bermakna netral hingga positif, tergantung konteks pemakaiannya.
Asal-usul kata plenger mulai ramai dibicarakan setelah diucapkan oleh Dono, salah satu talent di akun TikTok @BANGDO7.
Dalam sebuah video yang diunggah pada Kamis (29/2/2024), Dono diminta menilai wajah seorang pengguna TikTok bernama Yoga yang dikenal dengan panggilan Agoy.
Saat ditanya nama yang cocok untuk wajah tersebut, Dono menjawab spontan.
“Plenger, Bang,” kata Dono dalam video tersebut.
Ucapan singkat itu langsung menyita perhatian netizen dan dengan cepat diulang, ditiru, serta dijadikan bahan candaan di berbagai platform media sosial.
Rasa penasaran publik mendorong Dono untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait asal kata tersebut.
Penjelasan itu disampaikan melalui video lanjutan yang diunggah pada Jumat (8/3/2024).
Ia mengungkapkan bahwa kata plenger terinspirasi dari seorang anak kecil di lingkungan tempat tinggalnya.
Anak tersebut digambarkan memiliki sifat slengean, sulit fokus, dan berbeda dari anak-anak lain pada umumnya.
Dari karakter itulah, kata plenger muncul secara spontan dan kemudian menyebar luas hingga menjadi istilah populer di media sosial.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana satu kata sederhana dapat berkembang menjadi bagian dari bahasa gaul digital yang hidup dan terus berubah.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]