WahanaNews.co | Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan
ikan
hiu, tuna, dan makarel memegang peran
kunci untuk menyelamatkan planet Bumi.
"Ikan besar adalah
penyerap karbon, membantu menyimpan gas rumah kaca di dasar lautan," kata
para
ilmuwan, dikutip dari Metro.co.uk.
Baca Juga:
Mendikti Libatkan TNI Gembleng Penerima LPDP, Ini Alasannya
Menurut studi, ikan-ikan tersebut
mengatur jumlah karbon yang
tersisa di atmosfer dengan menyerap sejumlah besar emisi global.
Saat seekor ikan mati di lautan, maka akan tenggelam ke dasar laut
lalu menyerap semua karbon yang dikandungnya.
Fenomena alami ini dijuluki blue
carbon pump, tetapi semakin terganggu oleh industri perikanan yang banyak
melakukan penangkapan ikan.
Baca Juga:
Hardiknas 2026, Wali Kota Gunungsitoli Ingin Kesejahteraan Guru Diprioritaskan
"Ketika ikan ditangkap, karbon yang dikandungnya sebagian
dilepaskan ke atmosfer sebagai CO2 beberapa hari atau minggu setelahnya,"
kata penulis utama,
Gael Mariani, seorang mahasiswa PhD di Montpellier University, Prancis.
Studi pertama menemukan bahwa ikan-ikan laut telah melepaskan
setidaknya 730 juta metrik ton CO2 sejak tahun 1950.
Diperkirakan 20,4 metrik ton dilepaskan pada tahun 2014 saja atau
setara dengan emisi tahunan 4,5 juta mobil.