Untuk memudahkan pemisahan, bersihkan akar dari tanah menggunakan air hingga bersih sehingga pemisahan anakan dapat dilakukan dengan mudah.
2. Persiapan media tanam
Baca Juga:
Nutrisi Buah untuk Otak Sehat: Strategi Alami Melawan Stroke dan Menjaga Kejernihan Pikiran
Tanaman strawberry sangat menyukai media tanam yang subur dan mengandung unsur organik tinggi.
Tanaman ini juga akan tumbuh dengan baik ketika ditanam pada media tanam yang bersifat porous (tanah mempunyai pori-pori dalam jumlah banyak sehingga kemampuan menyerap air tinggi).
Untuk membuat media tanam dengan kondisi tersebut, gunakan tanah gembur yang dicampur dengan pupuk kandang yang telah matang atau melalui proses fermentasi, yang ditandai dengan ciri fisiknya yang gembur, tidak berbau dan berwarna hitam.
Baca Juga:
Dinas TPHP Bengkulu Tetapkan Harga Jual TBS Sawit Oktober 2024 Rp2.550 per Kg
Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, dan masukkan ke polybag.
3. Penanaman
Setelah bibit dan media tanam dalam polybag siap, saatnya melakukan penanaman. Buat lubang tanam pada polybag, tanam bibit pada lubang tanam tersebut, tanam satu bibit pada setiap polybag, tutup kembali menggunakan media yang sama.