Selain itu, Amye bersama sejumlah warga Darwin beberapa kali menggelar unjuk rasa di kantor pemerintah setempat.
Amye juga sering membantu masyarakat yang tidak memiliki rumah, dengan memberikan mereka makanan.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Meski telah terpilih, Amye tetap masih menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat.
Amye berharap, ke depan dirinya bisa terpilih menjadi Wali Kota Darwin.
Amye mengaku siap memenangkan pemilihan di Kota yang berbatasan laut dengan wilayah NTT itu.
Baca Juga:
Apresiasi Importir Australia, Pemerintah Indonesia Serahkan Primaduta Award 2024
"Kami ada enam calon yang akan bertarung dalam pemilihan Wali Kota Darwin, dan saya satu-satunya yang maju melalui jalur independen," kata Amye, dikutip dari Kompas.com.
Perempuan lulusan salah satu SMK di Kota Kupang itu mengaku sudah menjadi warga negara Australia sejak 1998, setelah menikahi pria asal Australia.
Menurut Amye, dia maju sebagai calon wali kota, setelah mendapat dukungan dari masyarakat setempat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.